Berilah Perhatianmu pada Tuhan
Berilah Perhatianmu pada Tuhan
Pelayan Firman Tuhan :
Bpk. Djody Hidayat
Ayat -ayat Pendahuluan : Kol 3:1-2
Pada umumnya banyak orang yang lebih mementingkan peringatan hari kelahiran daripada hari pernikahannya. Seharusnya, peringatan hari pernikahan Hari Pernikahan (Wedding Anniversary) lebih penting dari hari kelahiran karena hubungan pernikahan menggambarkan hubungan kita dengan Tuhan Yesus Kristus.
Kita perlu menyelaraskan perbedaan-perbedaan dua karakter dan mempelajari 'Bahasa Cinta' dengan pasangan kita agar kehidupan kita harmonis. Begitu juga hubungan kita dengan Tuhan, kita perlu pelajari 'Bahasa Cinta' Tuhan agar hubungan dapat berjalan
Jan
harmonis. Cinta tanpa PERHATIAN... tidak mungkin ada.
kol 3:1-2 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang diatas, dimana Kristus ada, duduk disebelah kanan Allah. Pikirkanlan perkara yang diatas, bukan di bumi. Berapa banyak waktu yang sudah kita berikan untuk perkara-perkara yang diatas untuk menyenangkan Tuhan dibandingkan dengan perkara yang di bumi untuk kepentingan kita ? kita banyak meminta Tuhan untuk memperhatikan kita, tetapi berapa banyak kita memberi perhatian pada Tuhan ?
Kita tidak bisa memberi perhatian penuh apabila fokus kita terbagi atau terpecah-pecah. Ibarat jepretan kamera akan 'blur' (buram), jika lensanya tidak tidak mendapatkan titik fokus.
Seringkali dalam kehidupan kita, tanpa disadari sering terjebak menciptakan titik fokus yang banyak; masing-masing menuntut fokus = keputusan yang cepat/dikejar deadline sehingga kita dibuat bingung. Akibatnya gambaran hidup kita menjadi 'blur'/suram/kacau balau sehingga timbul kekuatiran/ketakutan.
Contoh :
Marta, lik 10:41, ia kuatir dan menysahkan diri dengan banyak perkara (multi fokus perhatian)
Jangan buru-buru dalam membidikkan camera kepada suatu obyek, karena akan berakibat hasil yang tidak bagus. Biarkan camera itu bekerja sesaat untuk mencari fokus yang baikagar menghasilkan gambar yang tajam dan/jelas. Demikian pula dalam hidup sehari-hari, kita perlu tenang membidikkan 'camera rohani' kitadengan tenang kearah/fokus Tuhan kita,maka gambaran hidup kita pasti jelas/tajam, enak dilihat (murni dihadapan Allah dan manusia) kis 24:16 conth : Maria, luk 10:42, telah memilih yang terbaik yang tidah akan diambil dari padanya (fokus yang benar dan hidup yang kekal).
Masalah memberi perhatian pada Tuhan ini sangat penting dan serius. Kita perlu lakukan dengan rasa hormat dan takut pada Tuhan. Jangan dibuat main-main,atau dilakukan sekedarnya (Rm 11:22). Berkat dapat berubah jadi kutuk ketika kita tidak mempunyai perhatian lagi terhadap Tuhan. Tuhan tidak dapat dikelabuhi (Mal 2:2), jika kamu tidak mendengarkan, dan jika kamu tidak member perhatian untuk menghormati NamaKU,firman Tuhan semesta alam, maka Aku akan mengirimkan kutuk ke antaramu dan akan membuat berkat-berkatmu menjadi kutuk, dan Aku telah membuatnya menjadi kutuk, sebab kamu ini tidak memperhatikan.
Arti dari memberi perhatian dapat dijelaskan (menurut Bible Commentary) :
Mendengar dan meletakkannya dalam hati, tidak menolak, tidak muak mendengarnya (Im 26:14), tidak menyimpang ke keri atau ke kanan -> konsentrasi/fokus, melakukan dengan setia (Ul 28:14-15), tidak berpaling (Im 30:17), suka, membuka hati dengan seluas-luasnya (Mzm 81:11-12), tidak congkak/merasa lebih tahu, tidak kepala batu/tegar hati, bukan kaum pemberontak (Yeh 3:7,9) tidak mau menghiraukan, menunjukkan sikap peduli, tidak ditutupi telinganya (Zak 7:11), tidak melupakan, tidak menjauhi dan tidak munafik. (Yes 57:11) kepada siapa gerangan engkau gentar dan takut,sehingga engkau berdusta dan tidak mengingat Aku atau memberi perhatian kepada-Ku? Bukankah karena Aku membisu dan menutup mata, maka engkau tidak takut kepada-Ku!
Baik atau tidaknya sikap kita kepada seseorang tergantung pada perhatian yang kita berikan kepada seseorang. Begitu juga perhatian yang kita berikan kepada Tuhan akan berdampak pada sikap/perbuatan kita terhadap Tuhan.
Selama masih hidup dalam dunia ini, segala sesuatu memang penting :
1. Kita perlu perhatikan pekerjaan, karena pekerjaan penting untuk kelangsungan hidup kita.
2. Kita juga perlu memberi perhatian untuk keluarga, karena kita merupakan bagian dari keluarga.
3. Tapi jangan lupa, kita juga perlu memberi perhatian untuk Tuhan dan pekerjaan-Nya, karena Tuhan yang empunya kehidupan kita.
Kunci terletak pada pengaturan kita, sehingga segala sesuatu dapat berjalan seimbang. Kita perlu memberi perhatian pada hal-hal yang bersifat kekekalan.
Mzm 63:2, 130:5-6; Ibr 12:2 Marilah Kita melakukannya dengan mata yang tertuju pada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk disebelah kanan takhta Allah
Latest Tweets
- Loading...
![]() | Hari ini | 140 |
![]() | Kemarin | 153 |
![]() | Minggu ini | 1002 |
![]() | Bulan ini | 3024 |
![]() | Total | 72414 |







