Ringkasan Khotbah : Minggu 22 Agustus 2010
Pelayan Firman Tuhan : Pdt. Th. R. Pangemanan
Ayat-ayat Pendahuluan : Amsal 17:28

JavaScript is disabled!
To display this content, you need a JavaScript capable browser.
 

TENANG DIDALAM BADAI


Tenang = Diam, Berdoa
Tuhan Yesus ketika mengalami tekanan karena dosa dunia, DIA menyendiri menenangkan diri-Nya dan berdoa kepada Bapa disorga.
Ketenangan berkaitan dengan mulut karena hidup mati ditentukan oleh mulut ini. Kalau mulut kita tidak terkontrol atau  mulut tidak dapat dikekang maka sia-sialah ibadah kita.
Amsal 10:19,..menahan bibir…artinya berbicara menurut keperluan.
Contoh kisah tentang ketenangan : 2 Raja-raja 6:13-15, ketika Elisa dikejar-kejar oleh raja Aram, pengerja Elisa melihat begitu banyak tentara yang mengepung dan berkata 'apakah yang kita pebuat?' Pengerja Elisa tidak bisa mengendalikan mulutnya, tetapi Elisa begitu tenang menjawab 'jangan takut', Elisa berdoa kepada Tuhan supaya Tuhan membuka mata gehazi dan  melihat bahwa lebih besar yang menyertai mereka daripada apa yang gehazi lihat. Kita perlu berdoa kepada Tuhan supaya mata rohani kita selalu dicelikkan.
Menghadapi situasi dunia sekarang, kita perlu ketenangan

Tentang Ketenangan :
1. Yesaya 53:3-7, Yesus sebagai teladan kita.
Yesus dihina, dihindari orang, biasa menderita kesakitan dan bagi kitapun Dia tidak masuk hitungan, tapi sesungguhnya penyakit kitalah yang ditanggung-nya dan Yesus tidak membantah, semua yang Yesus lakukan adalah untuk kita.
2. Yesaya 30:15, bertobat dan tinggal tenang kita diselamatkan.
Dalam kepercayaan dan ketengang terletak kekuatan kita.
Ayat 16, seringkali manusia  maunya yang instant, tidak peka akan suara Tuhan, dunia menyediakan banyak jalan pintas. Menghadapi hal seperti ini kita perlu kepekaan dalam pimpinan Tuhan.
Amsal 21:31, Tuhan memberi sarana bagi kita, tapi tetaplah Tuhan diatas segala-galanya dan kemenangan ada ditangan Tuhan.
Jangan sarana yang mengatur kita.
3. Yesaya 32:15-17, kalau ada kebenaran maka akan tumbuh damai sejahtera.
Upah dari kebenaran adalah ketenangan selama-lamanya. Roh Kudus memberi ketenangan yang kekal
4. Mazmur 23:1-2, Tuhan Gembala kita
Jadikan Tuhan Gembala kita, bukan harta, pekerjaan atau hal yang lain diluar kehendak Tuhan.
5. Mazmur 38:14-16, harus konsentrasi kepada Tuhan.
Mengarahkan hati sepenuhnya kepada Tuhan, dan menunggu jawaban Tuhan jangan dengar suara yang melemahkan.
6. Mazmur 46:11-12. Tuhan semesta alam akan selalu menyertai kita
Ada waktunya Tuhan membawa kita kepada satu posisi yang sulit supaya kita mengetahui bahwa hanya Dialah Tuhan yang patut ditinggikan.
7. Mazmur 62:6-9, Tuhan tempat perlindungan kita.
Sesungguhnya hanya dekat Allah saja kita tenang sebab Dialah gunung batu kita.

Orang yang tenang dapat mengetahui rencana Tuhan dalam hidupnya.
 

Halaman 1 dari 52

Login



Konseling

Ayat Hafalan

Amsal 29:17
Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.

Newsletter

Name:

Email: